SMA St. Louis I, Surabaya - Alumni Site

Halaman depan arrow Monumen Sahabat arrow RIP : Yono / Djoko S.Soeroso
RIP : Yono / Djoko S.Soeroso PDF Print E-mail
Monumen Sahabat - Monumen Sahabat
Written by Iggy Budiman   
Sunday, 26 April 2009
Article Index
RIP : Yono / Djoko S.Soeroso
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10

Dear all,

Saya kemarin malam(hari Jumaat)Pk. 20.30 mendapat sms dari Mas Yono, yang mengabarkan Beliau sedang di Solo.

Saya tidak bisa mengerti atas Kepergian Beliau yang begitu cepat, memang beberapa hari ini saya sering kontak dengan Beliau masalah penyelenggaraan kumpul2 IKA Jkt tgl 31 Mei di Bugs Cafe.

Memang Beliau adalah Pribadi yang sangat baik budinya, sampai2 saya merasa Beliau adalah Manusia yang mendekati kesempurnaan, Beliau selalu memberikan yang TERBAIK buat orang lain dan jarang mengatakan "Tidak" atau "tidak bisa"

Dengan Sifat yang Pemurah dan selalu berkorban buat sesamanya, maka beban hidupnya begitu berat, Tuhan melihat semuanya yang diperbuat Beliau, dan Tuhan kasihan melihatnya dan Tuhan memanggilnya secepatnya, untuk beristirahat dan duduk di sampingNYA

Selamat Jalan Mas Yono, kehidupanmu selalu menjadi teladan bagi kami, untuk Bu Yono dan Keluarga, kami atas nama seluruh Alumni St. Louis di Jakarta mengcapkan ikut berduka Cita

Salam Hormat,

AM/75


And We Were Healed (by Charles Lara)      

We waited to be saved
and made sure that
every living thing we came across
we showered it with love and
peace and anything that makes
White angels sing
and God clap for more
and faith showed off a little leg.

The drought was over
and earth replenished itself
with a long cold glass of draft beer.
Hunger became morbidly obese.
The insane became sound
and poor broken people
saw the light
and they were healed.

The meaning of life
Was found inside a fortune cookie
and we read it over and over again.
A perfumed rain became a
morning ritual of turning things
becoming truth
So winners did not need losers anymore
To feel like winners because
that game was over
Like death & agony
It was obsolete

So the old made love again
Under the neon stars
Dreams were on video
For all to open and see
Jealousy lost fear and the path
That was once quicksand
Became guiding crystal
And nothing was lost or thrown away
For death was pro-life
We sighed at the times
for peace was our souls
And we were all healed


Bon Voyage, om YS. May your new journey filled with eternal joy and peace.


Suwito HP' 98


Hallo teman2 milist,

dengan ini saya turut berduka cita atas meninggalnya Om Yono.
Semoga arwah beliau beristirahat dalam segala kedamaian dan ketenangan.
Membaca berita tentang meninggalnya beliau, saya juga kaget.
Setahu saya beliau sering menulis di milist. Dan saya ingin belajar
menembak dengan-nya:-)

Salam duka dr jauh,

Marcy


Turut berduka cita atas meninggalnya seorang rekan senior YS, semoga kini telah mendapatkan kedamaian yg abadi di sisiNYA ..
 
Salam,
Krist,



Last Updated ( Sunday, 26 April 2009 )
 
< Prev   Next >